Selasa, 03 April 2012

Manfaat Membaca Dalam Penulisan Karya Ilmiah


PENDAHULUAN

 Karya ilmiah adalah suatu karya tulis yang disusun oleh seseorang  dengan suatu aturan yang telah disepakati  dan karya ilmiah digunakan untuk tujuan tertentu. Dalam perkuliahan mahasiswa dilatih untukmenghasilkan suatu karya ilmiah seperti makalah, laporan praktikum, skripsi (tugas akhir).Skripsi merupakan penelitian berskala kecil,tetapi dilakukan cukup mendalam. Sementara makalah yang ditugaskan kepada mahasiswa lebih merupakan simpulan dan  pemikiran ilmiah mahasiswa berdasarkan penelaahan  terhadap karya ilmiah yang ditulis oleh para pakar dalam bidang persoalan yang dipelajari. Penyusunan laporan praktikun ditugaskan kepada mahasiswa sebagai wahana untuk mengembangkan kemampuan menyusun laporan penelitian. Tujuan dari karya ilmiah itu sendiri adalah untuk melatih mengungkapkan pemikiran dalam bentuk tulisan ilmiah yang sistematis, dan melatih keterampilan dasar untuk melakukan penelitian. Sementara manfaat membuat karya ilmiah adalah melatih untuk mengembangkan keterampilan membaca yang efektif, memperluas ilmu pengetahuan dan lain sebagainya.
Begitu penting bagi mahasiswa dalam belajar karya ilmiah karena banyak ilmu bermanfaat yang dapat diperoleh dari penyusunan karya ilmiah tersebut.



MANFAAT MEMBACA DALAM PENULISAN KARYA ILMIAH

Sebelum membahas tentang manfaat membaca kita harus tahu dulu apa yang dimaksud dengan membaca ? Menurut pendapat saya membaca adalah pelafalan dari gabungan hurup menjadi sebuah kata dan kata-kata tersebut membentuk suatu kalimat yang mengandung makna atau sesuatu yang dapat dipahami. Dalam proses transformasi ilmu membaca menjadi modal dasar untuk belajar,menganalisis, mengevaluasi dalam pembelajaran.
Ada beberapa pakar yang mengemukakan pendapatnya tentang pengertian membaca, seperti :
Henry Guntur Tarigan berpendapat bahwa “Membaca adalah suatu proses yang dilakukan serta dipergunakan oleh pembaca untuk memperoleh pesan yang hendak disampaikan oleh penulis melalui media kata-kata atau bahasa tulis”.
Tidak jauh beda Soedarso berpendapat bahwa “Membaca adalah aktivitas yang kompleks dengan mengerahkan sejumlah besar tindakan yang terpisah-pisah, meliputi orang harus menggunakan pengertian dan khayalan,mengamati dan mengingat-ingat.”
Di lihat dari linguistik, “Membaca adalah suatu proses penyandian kembali dan pembacaan sandi (a recording and decoding process), berlainan dengan berbicara dan menulis yang justru melibatkan penyandian (encoding). Sebuah aspek pembacaan sandi (decoding) menghubungkan kata-kata tulis (written word) dengan makna bahasa lisan (oral language meaning) yang mencakup pengubahan tulisan / cetakan menjadi bunyi yang bermakna dan membaca merupakan suatu penafsiran atau interpretasi terhadap ujaran yang berada dalam bentuk tulisan adalah suatu proses pembacaan sandi (decoding process).
Begitu banyak para ahli yang mengemukakan pendapatnya dalam hal membaca. Karena membaca merupakan bagian yang tak akan lepas dari kehidupan sehari.hari. Dari mulai anak sekolah Taman Kanak-kanak(TK) yang sedang belajar mengeja bacaan, Sekolah Dasar (SD) yang sudah bisa lancar membacanya, Sekolah Menengah Pertama(SMP) dan Sekolah Menengah Atas(SMA) yang memang sudah harus pasih dalam membaca bukan hanya sekedar lancar tapi harus ada intonasi pada kata-kata tertentu agar memudahkan dalam menyimpulkan isi dari bacaan terrsebut, mahasiswa dan masyarakat luas .
Banyak manfaat dari membaca, seperti yang dikemukakan oleh Dr.Aidh bin Abdullah Al-Qarni dalam bukunya, “La Tahzan” yaitu:
  • Membaca menghilangkan kecemasan dan kegundahan.
  • Ketika sibuk membaca, seseorang terhalang masuk kedalam kebodohan.
  • Kebiasaan membaca membuat orang terlalu sibuk untuk bias berhubungan dengan orang-orang malas dan tidak mau bekerja.
  • Dengan sering membaca, orang bias mengembangkan keluwesan dan kefasihan dalam bertutur kata.
  • Membaca membantu mengembangkan pemikiran dan menjernihkan cara berpikir.
  • Membaca meningkatkan pengetahuan seseorang dan meningkatkan memori dan pemahaman.
  •  Dengan membaca, orang mengambil manfaat dari pengalaman orang lain: kearifan orang bijaksana dan pemahaman para sarjana.
  • Dengan sering membaca, orang mengembangkan kemampuannya; baik untuk mendapat dan memproses ilmu pengetahuan maupun untuk mempelajari berbagai disiplin ilmu dan aplikasinya dalam hidup.
  • Membaca membantu seseorang untuk menyegarkan pemikirannya dari keruwetan dan menyelamatkan waktunya agar tidak sia-sia.
  • Dengan sering membaca, orang  biasa menguasai banyak kata dan mempelajari berbagai tipe dan model kalimat; lebih lanjut lagi ia bisa meningkatkan kemampuannya untuk menyerap konsep dan untuk memahami apa yang tertulis “diantara baris demi baris” (memahami apa yang tersirat).
Sementara pendapat dari Jordan E. Ayan,menurutnya manfaat membaca buku adalah :
  •  Membaca menambah kosa kata dan pengetahuan tentang tata bahasa dan sintaksis.
  • Banyak buku dan artikel yang mengajak kita untuk berintropeksi dan melontarkan pertanayaan serius mengenai nilai, perasaan, dan hubungan kita dengan orang lain.
  •  Membaca memicu imajinasi. Buku yang baik mengajak kita membayangkan dunia beserta isinya, lengkap dengan segala kejadian, lokasi, dan karakternya. 
     Banyak manfaat yang kita dapat dari membaca mudah-mudah kita selalu membaca apa saja yang dapat meberikan ilmu bagi kita. Dengan membaca kita telah mengasah otak kita agar lebih cerdas lagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar